Pelayanan jasa trekking🏃♂️ OUTING 🏝️ FAMILYGATHERING👩❤️👨 PRIVATE TRIP 🏕️
- Taageerayaal
- 658.7K
- Like
- 4.9M
- Daawasho
- 3.1K
- Ka-qaybgal
- 7.7%
@mountnesia
Pendaki Gunung Indonesia | MountNesia IG, Twitter, FB : @MountNesia
MountNesia waa abuure TikTok oo leh 314.5K taageere iyo 11.9M like. Fiidiyowyadiisu waxay helaan celcelis ahaan 454.9K daawasho, heerka ka-qaybgalkuna waa 6.5%. Hashtag-yada ugu badan ee la isticmaalo: #pendaki, #pendakigunung iyo #pendakiindonesia.
https://collshp.com/mountnesiagearQiimaha la qiyaasay ee boosteyaasha kafaala-qaadka ah: $1.6K ilaa $7.8K, iyadoo lagu salaynayo qiyaastii 5 ilaa 25 doolar 1,000 taageere kasta. Waa qiyaas ku salaysan cabbirka daawadayaasha, ma aha dakhli la shaaciyay.
Markii ugu dambeysay la cusboonaysiiyay:
Dua pendaki ilegal Gunung Semeru, Yanuar (19) dan Dwi (25), warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditemukan setelah terdampar selama tiga hari dua malam di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Keduanya diketahui masuk melalui jalur ilegal di Limpak, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, pada Senin malam (24/8/2026). Berdasarkan pemeriksaan polisi, kedua pemuda tersebut mengetahui jalur ilegal menuju Gunung Semeru dari media sosial TikTok. "Yang bersangkutan mengaku tahu jalur itu dari TikTok," ucap Kapolsek Poncokusumo AKP Teguh Iman Sugiarto. Yanuar dan Dwi kemudian mendaki tanpa pakai jasa pemandu. Mereka mengandalkan GPX atau file data GPS yang berisi rekaman jalur, titik koordinat, dan rute pendakian. Yanuar mengatakan, setelah mencapai Puncak Limpak sekitar pukul 06.00 WIB, mereka bertemu warga lokal yang sedang mencari tanaman obat. Dari warga tersebut, mereka mendapat informasi bahwa jalur dari lokasi itu dapat menuju Kalimati. Awalnya, keduanya berniat melakukan perjalanan tektok pada Selasa (25/8/2026) dini hari dan kembali pada malam harinya. Karena hanya berniat tektok, mereka membawa perbekalan terbatas dan tidak membawa tenda maupun sleeping bag. Namun rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Yanuar dan Dwi justru terdampar di punggungan bukit yang mengarah ke Kalimati selama tiga hari dua malam hingga akhirnya perbekalan mereka habis. Karena kehabisan logistik, keduanya kemudian turun menuju Ranu Kumbolo dengan harapan dapat bertemu petugas atau pendaki lain yang bisa membantu. Pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, keduanya ditemukan petugas Balai Besar TNBTS di Ranu Kumbolo. Saat ditemukan, keduanya dalam kondisi kelelahan dan kehabisan perbekalan. Terkait kebakaran, Yanuar dan Dwi membantah menjadi penyebab karhutla. Mereka mengaku tidak membuat api selama terdampar dan menyebut jika memasak, mereka menggunakan kompor. Yanuar juga mengatakan Blok Ranu Kembang, yang disebut sebagai titik awal kebakaran, bukan merupakan jalur yang mereka lewati menuju Kalimati. Sumber : kompascom
tips melipat kaos, #mountnesia #fyp #pendaki #pendakiindonesia #pendakigunung
serem lurr gunung Ciremai 😱 #gunungciremai #macan #slametramadhan #macantutul
Illaa 2026-10-12, MountNesia (@mountnesia) wuxuu leeyahay 314.5K taageere oo TikTok ah.
Pelayanan jasa trekking🏃♂️ OUTING 🏝️ FAMILYGATHERING👩❤️👨 PRIVATE TRIP 🏕️
Hiburan saja 🤍
Pandeglang-Jakarta
Badung, Bali, Indonesia🌷
Business inquiries? DM 👆🏽
Bag Specialist Made In Indonesia
Pemesanan lewat Wa 08II2000637I
Rekomendasi Gear Outdoor Worth It tapi kualitas oke Riview by @Mamang Asep