mamata.data99

mata.data99

@mata.data99

👁️ Menembus batas media konvensional. 🛡️ Ketika narasi politik bias, fakta & statistik yang berbicara.

mata.data99은(는) 틱톡 크리에이터로, 팔로워 30.8K, 좋아요 842.5K입니다. 동영상 평균 조회수는 4.1K회, 참여율은 12.0%입니다. 자주 쓰는 해시태그: #indonesia, #hukum 및 #gusyaqut.

30.8K
팔로워
11
팔로잉
842.5K
좋아요
4.1K
평균 조회수
참여율: 12.0% 인도네시아 🗣️ 인도네시아어
30.8K
팔로워
842.5K
총 좋아요
4.1K
평균 조회수
228
동영상
11
팔로잉
0
즐겨찾기
12.0%
참여율

성장 및 예측

마지막 업데이트7일 예측30일 예측
팔로워30.8K🔒 Pro🔒 Pro
총 좋아요842.5K🔒 Pro🔒 Pro
동영상228🔒 Pro🔒 Pro
평균 조회수4.1K🔒 Pro🔒 Pro

전체 리포트 잠금 해제

연락처 이메일, 성장 기록과 예측, 전체 동영상 아카이브는 Pro에서 제공됩니다.

전체 리포트 보기 →

베타 기간에는 Pro가 무료입니다. 신용카드 없이 체험을 시작하세요.

예상 수익

광고 게시물 1건당 예상 단가: $150~$750 (팔로워 1,000명당 약 5~25달러 기준). 시청자 규모로 추정한 값이며 공개된 수입이 아닙니다.

마지막 업데이트:

틱톡 프로필

최근 동영상

최신 영상: 2026-10-25

Sidang Konfrontir Kasus Kuota Haji: Keterlibatan Gus Yaqut Kembali Terbantahkan! Sidang konfrontir kasus korupsi kuota haji tambahan yang digelar pada 20 Oktober 2026 kemarin menghadirkan 6 orang saksi penting, termasuk di antaranya Khalid Basalamah. Dari jalannya persidangan, fakta² yang terungkap justru semakin memperkuat bukti bahwa tidak ada keterlibatan Gus Yaqut dalam penarikan fee percepatan haji. Beberapa poin penting dari persidangan: Khalid Basalamah menegaskan secara langsung bahwa urusannya dengan pihak Ibnu Ma'ud sama sekali tidak ada kaitannya dengan Gus Yaqut. Ridwan Kurniawan & Rizki Fisa Abadi (dua orang pengumpul dana fee percepatan haji) juga mengaku secara tegas di persidangan bahwa tidak ada sepeser pun dana tersebut yang mengalir ke Gus Yaqut. Melihat fakta² persidangan ini, publik tentu bertanya-tanya, dakwaan apalagi yang sebenarnya bisa diarahkan untuk menjerat Gus Yaqut? #GusYaqut #hukum  #keadilan #haji #indonesia
▶
▶ 11K ❤ 0 💬 0

Sidang Konfrontir Kasus Kuota Haji: Keterlibatan Gus Yaqut Kembali Terbantahkan! Sidang konfrontir kasus korupsi kuota haji tambahan yang digelar pada 20 Oktober 2026 kemarin menghadirkan 6 orang saksi penting, termasuk di antaranya Khalid Basalamah. Dari jalannya persidangan, fakta² yang terungkap justru semakin memperkuat bukti bahwa tidak ada keterlibatan Gus Yaqut dalam penarikan fee percepatan haji. Beberapa poin penting dari persidangan: Khalid Basalamah menegaskan secara langsung bahwa urusannya dengan pihak Ibnu Ma'ud sama sekali tidak ada kaitannya dengan Gus Yaqut. Ridwan Kurniawan & Rizki Fisa Abadi (dua orang pengumpul dana fee percepatan haji) juga mengaku secara tegas di persidangan bahwa tidak ada sepeser pun dana tersebut yang mengalir ke Gus Yaqut. Melihat fakta² persidangan ini, publik tentu bertanya-tanya, dakwaan apalagi yang sebenarnya bisa diarahkan untuk menjerat Gus Yaqut? #GusYaqut #hukum #keadilan #haji #indonesia

Pasar keuangan global menjadi sorotan setelah beredar klaim bahwa lebih dari US$10 triliun nilai kapitalisasi pasar saham telah tergerus dari puncaknya pada 2026. Sejumlah bursa di Asia dan negara lainnya dilaporkan mengalami penurunan tajam. 📊 NEGARA-NEGARA YANG DISEBUT TERKENA DAMPAK BESAR: 🇰🇷 Korea Selatan: turun 40% — US$2,96 triliun 🇮🇩 Indonesia: turun 33% — US$282 miliar 🇶🇦 Qatar: turun 25% — US$54 miliar 🇹🇷 Turki: turun 24% — US$149 miliar 🇨🇳 China: turun 20% — US$2,78 triliun 🇭🇰 Hong Kong: turun 18,5% — US$1,37 triliun 🇮🇳 India: turun 14% — US$839 miliar 🇯🇵 Jepang: turun 13,5% — US$1,38 triliun 🌐 APA YANG MEMICU GEJOLAK PASAR GLOBAL? Ada sejumlah faktor yang perlu dicermati: ⚔️ 1. Konflik geopolitik yang mengancam stabilitas energi dan rantai pasok dunia. 🏦 2. Kebijakan suku bunga AS yang dapat memengaruhi arus modal internasional dan minat investor terhadap aset berisiko. 🤖 3. Kekhawatiran terhadap valuasi saham teknologi dan AI, terutama jika ekspektasi keuntungan tidak sebanding dengan besarnya investasi. 📉 4. Kepercayaan investor dan transparansi pasar, yang turut memengaruhi keputusan investasi serta aliran modal asing. Semoga badai ekonomi ini segera berlalu. Semoga pasar keuangan dunia kembali stabil, kepercayaan investor pulih, dan perekonomian global kembali bergerak ke arah yang lebih baik. Sebab, di balik angka² di bursa, ada kehidupan banyak orang, lapangan kerja, usaha kecil, dan keluarga yang berharap masa depan tetap penuh peluang. Semoga dunia segera melewati masa sulit ini.  #indonesia  #sahamindonesia  #investasi  #fy  #global
▶
▶ 677 ❤ 0 💬 0

Pasar keuangan global menjadi sorotan setelah beredar klaim bahwa lebih dari US$10 triliun nilai kapitalisasi pasar saham telah tergerus dari puncaknya pada 2026. Sejumlah bursa di Asia dan negara lainnya dilaporkan mengalami penurunan tajam. 📊 NEGARA-NEGARA YANG DISEBUT TERKENA DAMPAK BESAR: Korea Selatan: turun 40% — US$2,96 triliun Indonesia: turun 33% — US$282 miliar Qatar: turun 25% — US$54 miliar Turki: turun 24% — US$149 miliar China: turun 20% — US$2,78 triliun Hong Kong: turun 18,5% — US$1,37 triliun India: turun 14% — US$839 miliar Jepang: turun 13,5% — US$1,38 triliun 🌐 APA YANG MEMICU GEJOLAK PASAR GLOBAL? Ada sejumlah faktor yang perlu dicermati: ⚔️ 1. Konflik geopolitik yang mengancam stabilitas energi dan rantai pasok dunia. 🏦 2. Kebijakan suku bunga AS yang dapat memengaruhi arus modal internasional dan minat investor terhadap aset berisiko. 🤖 3. Kekhawatiran terhadap valuasi saham teknologi dan AI, terutama jika ekspektasi keuntungan tidak sebanding dengan besarnya investasi. 📉 4. Kepercayaan investor dan transparansi pasar, yang turut memengaruhi keputusan investasi serta aliran modal asing. Semoga badai ekonomi ini segera berlalu. Semoga pasar keuangan dunia kembali stabil, kepercayaan investor pulih, dan perekonomian global kembali bergerak ke arah yang lebih baik. Sebab, di balik angka² di bursa, ada kehidupan banyak orang, lapangan kerja, usaha kecil, dan keluarga yang berharap masa depan tetap penuh peluang. Semoga dunia segera melewati masa sulit ini. #indonesia #sahamindonesia #investasi #fy #global

JOKOWI & ANIES PUNYA KESAMAAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM: SIAPA YANG MENUDUH, DIA YANG HARUS MEMBUKTIKAN! Dalam perspektif hukum, ada satu prinsip penting yang wajib dipahami setiap warga negara: tuduhan tidak bisa dianggap sebagai kebenaran hanya karena disampaikan berulang kali. Setiap tuduhan harus didukung oleh bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika mencermati pernyataan Jokowi dan Anies Baswedan mengenai prinsip pembuktian, tersimpan pesan yang sama: siapa pun yang melontarkan tuduhan, dialah yang harus siap mempertanggungjawabkan dasar tuduhannya. Prinsip ini sejalan dengan asas praduga tak bersalah. Seseorang tidak boleh dianggap bersalah hanya karena dituduh, apalagi dihakimi oleh opini publik sebelum persoalannya diuji melalui proses hukum yang semestinya. 🔍 Relevansi dalam Polemik Ijazah Prinsip tersebut menjadi sangat krusial dalam polemik ijazahnya Pak Joko Widodo. Ketika pihak² seperti Roy Suryo, dr. Tifa, dan beberapa orang lainnya secara terbuka melontarkan tuduhan bahwa ijazah tersebut palsu, narasi itu tidak boleh berhenti sekadar sebagai komoditas wacana atau sensasi di media sosial. Konsekuensi logis dari sebuah tuduhan serius adalah kewajiban menyajikan dasar dan bukti otentik yang tahan uji secara objektif di hadapan hukum, bukan sekadar membangun spekulasi liar yang memecah belah publik. Pertanyaannya: Mana bukti saintifik dan legal yang secara sah memvalidasi tuduhan tersebut? Apakah klaim² yang selama ini disuarakan benar² berbasis verifikasi forensik, atau sekedar cocoklogi, fitnah, analisis subjektif, dugaan sumir, dan opini yang sengaja digoreng untuk membentuk opini publik menjatuhkan nama baik Pak Jokowi? ⚖️ Beban Pembuktian dalam Hukum Pidana Dalam kerangka hukum pidana, beban pembuktian mutlak berada pada pihak yang mendalilkan atau menuduh, selaras dengan prinsip universal: actori incumbit probatio. Orang yang dituduh memiliki hak untuk membela diri, tetapi tidak otomatis dibebani kewajiban membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah demi memuaskan syahsuwi para penuduhnya. Lalu, bagaimana jika tuduhan tersebut terbukti hampa dan tidak berdasar? Jika terbukti bahwa tuduhan disebarkan secara sengaja dengan melampaui batas kebebasan berekspresi hingga memenuhi unsur tindak pidana pencemaran nama baik, fitnah, atau pelanggaran UU ITE, maka pihak² yang bertanggung jawab—khususnya Roy Suryo dan dr. Tifa—wajib di penjara dan dijerat sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai seseorang dizalimi, difitnah, dan dihakimi seolah bersalah hanya karena menjadi korban tuduhan ngawur, sementara para penebar tuduhan merasa kebal hukum dan bebas melenggang tanpa pernah diminta mempertanggungjawabkan setiap kata yang mereka ucapkan. #jokowi  #hukum #edukasihukum  #indonesia #penjara
▶
▶ 4.8K ❤ 0 💬 0

JOKOWI & ANIES PUNYA KESAMAAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM: SIAPA YANG MENUDUH, DIA YANG HARUS MEMBUKTIKAN! Dalam perspektif hukum, ada satu prinsip penting yang wajib dipahami setiap warga negara: tuduhan tidak bisa dianggap sebagai kebenaran hanya karena disampaikan berulang kali. Setiap tuduhan harus didukung oleh bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika mencermati pernyataan Jokowi dan Anies Baswedan mengenai prinsip pembuktian, tersimpan pesan yang sama: siapa pun yang melontarkan tuduhan, dialah yang harus siap mempertanggungjawabkan dasar tuduhannya. Prinsip ini sejalan dengan asas praduga tak bersalah. Seseorang tidak boleh dianggap bersalah hanya karena dituduh, apalagi dihakimi oleh opini publik sebelum persoalannya diuji melalui proses hukum yang semestinya. 🔍 Relevansi dalam Polemik Ijazah Prinsip tersebut menjadi sangat krusial dalam polemik ijazahnya Pak Joko Widodo. Ketika pihak² seperti Roy Suryo, dr. Tifa, dan beberapa orang lainnya secara terbuka melontarkan tuduhan bahwa ijazah tersebut palsu, narasi itu tidak boleh berhenti sekadar sebagai komoditas wacana atau sensasi di media sosial. Konsekuensi logis dari sebuah tuduhan serius adalah kewajiban menyajikan dasar dan bukti otentik yang tahan uji secara objektif di hadapan hukum, bukan sekadar membangun spekulasi liar yang memecah belah publik. Pertanyaannya: Mana bukti saintifik dan legal yang secara sah memvalidasi tuduhan tersebut? Apakah klaim² yang selama ini disuarakan benar² berbasis verifikasi forensik, atau sekedar cocoklogi, fitnah, analisis subjektif, dugaan sumir, dan opini yang sengaja digoreng untuk membentuk opini publik menjatuhkan nama baik Pak Jokowi? ⚖️ Beban Pembuktian dalam Hukum Pidana Dalam kerangka hukum pidana, beban pembuktian mutlak berada pada pihak yang mendalilkan atau menuduh, selaras dengan prinsip universal: actori incumbit probatio. Orang yang dituduh memiliki hak untuk membela diri, tetapi tidak otomatis dibebani kewajiban membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah demi memuaskan syahsuwi para penuduhnya. Lalu, bagaimana jika tuduhan tersebut terbukti hampa dan tidak berdasar? Jika terbukti bahwa tuduhan disebarkan secara sengaja dengan melampaui batas kebebasan berekspresi hingga memenuhi unsur tindak pidana pencemaran nama baik, fitnah, atau pelanggaran UU ITE, maka pihak² yang bertanggung jawab—khususnya Roy Suryo dan dr. Tifa—wajib di penjara dan dijerat sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai seseorang dizalimi, difitnah, dan dihakimi seolah bersalah hanya karena menjadi korban tuduhan ngawur, sementara para penebar tuduhan merasa kebal hukum dan bebas melenggang tanpa pernah diminta mempertanggungjawabkan setiap kata yang mereka ucapkan. #jokowi #hukum #edukasihukum #indonesia #penjara

자주 묻는 질문

mata.data99의 팔로워는 몇 명인가요?

2026-10-25 기준 mata.data99(@mata.data99)의 TikTok 팔로워는 30.8K명입니다.

비슷한 크리에이터

인도네시아 #indonesia 인기 틱톡 크리에이터 순위

모두 보기 →