roromijabrand

romijabrand

@romijabrand

💬Sharing Experience Brand & Wirausaha 🌱Bantu Brand Lokal Bertumbuh & Bermakna

romijabrand is a TikTok creator in Indonesia with 50.7K followers and 764.5K likes. Their videos average 65.2K views, an engagement rate of 1.7%. Most-used hashtags: #romijabrand, #jabaterat and #jagoanbranding.

https://lynk.id/romijabrand
50.7K
Followers
18
Following
764.5K
Likes
65.2K
Avg views
Engagement: 1.7% Indonesia 🗣️ Indonesian
50.7K
Followers
764.5K
Total likes
65.2K
Avg views
875
Videos
18
Following
0
Favorited
1.7%
Engagement

Growth & Forecast

Last updated7-day forecast30-day forecast
Followers50.7K▲ 🔒 Pro🔒 Pro
Total likes764.5K▲ 🔒 Pro🔒 Pro
Videos875🔒 Pro🔒 Pro
Avg views65.2K▲ 🔒 Pro🔒 Pro

Unlock the full report

Contact email, growth history and forecasts, and the full video archive are part of Pro.

View full report →

Pro is free during the beta: start a trial, no credit card required.

Estimated earnings

Estimated rate per sponsored post: $250 to $1.2K, based on roughly $5 to $25 per 1,000 followers. This is an estimate from audience size, not reported income.

Last updated:

TikTok profile

Recent videos

Latest video: 2026-10-23

Jangan Tambah Target, Kalau Cara Kerjanya Masih Sama? Boleh tag brand lokalmu, buat kita sharing bareng👇🏽 #jabaterat 🤝🏽  📍 @Paragraf Coffee And Eatery  #romijabrand #jagoanbranding #brandactivist
▶
▶ 2.8K ❤ 0 💬 0

Jangan Tambah Target, Kalau Cara Kerjanya Masih Sama? Boleh tag brand lokalmu, buat kita sharing bareng👇🏽 #jabaterat 🤝🏽 📍 @Paragraf Coffee And Eatery #romijabrand #jagoanbranding #brandactivist

4 Alarm yang Menandakan Bisnismu Perlu Naik Harga 1. Biaya naik, tetapi harga jual tetap Harga bahan baku, kemasan, ongkos kirim, atau upah meningkat sehingga laba per produk semakin tipis. Hitung ulang sebelum kenaikan biaya menggerus keuntungan terlalu jauh. 2. Omzet ramai, tetapi uang yang tersisa sedikit Ini bisa menjadi tanda bahwa harga jual atau struktur biaya perlu dievaluasi. Namun, periksa juga stok, utang, piutang, dan pengeluaran yang tidak berkaitan langsung dengan produk. 3. Margin aktual terus turun Jangan hanya melihat nominal laba. Bandingkan persentase margin dari waktu ke waktu. Jika margin terus menurun, cari penyebabnya dan tentukan apakah kenaikan harga memang diperlukan. 4. Nilai yang diterima pelanggan meningkat Kualitas, pelayanan, kemudahan, atau pengalaman pelanggan semakin baik. Ini bisa menjadi alasan untuk meninjau harga, selama pelanggan merasakan nilai tambah yang sepadan. Apakah setiap biaya naik berarti harga harus naik? Tidak selalu Sebelum menaikkan harga, periksa tiga hal ini: 1. Efisiensi: apakah ada pemborosan bahan baku, stok mati, atau biaya operasional yang bisa dikurangi? 2. Harga jual: apakah harga sekarang masih menghasilkan margin yang sehat? 3. Daya beli pelanggan: apakah target pasar masih bersedia membayar harga baru berdasarkan nilai yang mereka terima? Kalau biaya naik sedikit dan masih bisa ditutupi lewat efisiensi, kamu mungkin belum perlu menaikkan harga. Namun, kalau kenaikan biaya terus terjadi dan margin makin tertekan, mempertahankan harga lama hanya demi terlihat murah bisa menjadi keputusan yang mahal. Yuk, belajar branding dan storytelling : E-book panduannya bisa kamu dapatkan lewat link di bio dengan harga spesial!😉 #jabaterat 🤝🏽  📍 @Paragraf Coffee And Eatery  #romijabrand #jagoanbranding
▶
▶ 2.5K ❤ 31 💬 3

4 Alarm yang Menandakan Bisnismu Perlu Naik Harga 1. Biaya naik, tetapi harga jual tetap Harga bahan baku, kemasan, ongkos kirim, atau upah meningkat sehingga laba per produk semakin tipis. Hitung ulang sebelum kenaikan biaya menggerus keuntungan terlalu jauh. 2. Omzet ramai, tetapi uang yang tersisa sedikit Ini bisa menjadi tanda bahwa harga jual atau struktur biaya perlu dievaluasi. Namun, periksa juga stok, utang, piutang, dan pengeluaran yang tidak berkaitan langsung dengan produk. 3. Margin aktual terus turun Jangan hanya melihat nominal laba. Bandingkan persentase margin dari waktu ke waktu. Jika margin terus menurun, cari penyebabnya dan tentukan apakah kenaikan harga memang diperlukan. 4. Nilai yang diterima pelanggan meningkat Kualitas, pelayanan, kemudahan, atau pengalaman pelanggan semakin baik. Ini bisa menjadi alasan untuk meninjau harga, selama pelanggan merasakan nilai tambah yang sepadan. Apakah setiap biaya naik berarti harga harus naik? Tidak selalu Sebelum menaikkan harga, periksa tiga hal ini: 1. Efisiensi: apakah ada pemborosan bahan baku, stok mati, atau biaya operasional yang bisa dikurangi? 2. Harga jual: apakah harga sekarang masih menghasilkan margin yang sehat? 3. Daya beli pelanggan: apakah target pasar masih bersedia membayar harga baru berdasarkan nilai yang mereka terima? Kalau biaya naik sedikit dan masih bisa ditutupi lewat efisiensi, kamu mungkin belum perlu menaikkan harga. Namun, kalau kenaikan biaya terus terjadi dan margin makin tertekan, mempertahankan harga lama hanya demi terlihat murah bisa menjadi keputusan yang mahal. Yuk, belajar branding dan storytelling : E-book panduannya bisa kamu dapatkan lewat link di bio dengan harga spesial!😉 #jabaterat 🤝🏽 📍 @Paragraf Coffee And Eatery #romijabrand #jagoanbranding

Setuju nggak, bisnis boleh tumbuh, tapi hubungan jangan sampai runtuh? Tag pasangan atau partner bertumbuhmu di kolom komentar👇🏽 #jabaterat 🤝🏽 📍 @Loske Coffee Service  #romijabrand #brandactivist  #quotes
▶
▶ 1.8K ❤ 0 💬 0

Setuju nggak, bisnis boleh tumbuh, tapi hubungan jangan sampai runtuh? Tag pasangan atau partner bertumbuhmu di kolom komentar👇🏽 #jabaterat 🤝🏽 📍 @Loske Coffee Service #romijabrand #brandactivist #quotes

Frequently asked questions

How many followers does romijabrand have?

romijabrand (@romijabrand) has 50.7K TikTok followers as of 2026-10-23.

Similar creators

Top TikTok Creators in Indonesia

View all →
RIVEL @rivelsumigar
#4

Business inq : 0823-5341-3898 (Revorsteve)

Followers
35.9M
Likes
233M
Views
8.8M
Engage
0.5%